why some people just can’t commit to a relationship

summer finn, di film 500 days of summer, meninggalkan tom hansen karena merasa tidak bahagia. padahal tidak ada yang salah dalam hubungannya kala itu. bahkan tom yakin bahwa summer merupakan “the one”.

2b866660-b194-0133-1d1a-0e79f236eac9

beberapa orang sepertinya menemui kesulitan menjalani komitmen. bukan tidak ingin punya hubungan dengan orang lain, tapi punya ketakutan (yang mungkin tidak disadari) apabila berada dalam sebuah hubungan.

baru-baru ini, saya menemukan istilah gamophobia: ketakutan menikah, pacaran, atau berkomitmen. gamo berasal dari bahasa yunani yang artinya pernikahan, tapi dalam konteks ini artinya diperluas.

ketakutan tersebut bukan cuma muncul saat memulai, tapi saat menyadari kalau kedekatan dengan orang lain itu berpotensi menimbulkan komitmen. kalau khilaf bertahan pada suatu hubungan pun, kesalahan kecil bisa dijadikan alasan mengada-ada untuk keluar dari ikatan itu, seperti yang summer lakukan ke tom.

30e0460cf7d6602c9073231a869f13c2

saya mencari tahu apa yg menyebabkan seseorang kesulitan berkomitmen dan menemukan beberapa hal menarik.

menurut kelly dan thibaut dalam teori pertukaran sosial (social exchange theory), stabilitas semua hubungan adalah hasil keputusan individu terhadap tiga hal berikut:

1. rasio antara usaha dan manfaat. ini merupakan keseimbangan dari usaha apa yang kita berikan terhadap suatu hubungan dan manfaat apa yang kita terima dari situ. what you give is what you get.

2. tingkat kepuasan. seberapa puas kita terhadap hubungan tersebut dibandingkan dengan ekspektasi kita.

3. tingkat ketergantungan. ini adalah kesempatan kita untuk mendapatkan hubungan yang lebih baik dengan orang yang berbeda.

nah, teori tentang komitmen dalam hubungan yang disebut sebagai teori interdependensi oleh carl rusbult, juga berdasarkan pada usaha dan manfaat yang didapatkan antara pasangan. tapi rusbult menambahkan beberapa konsep lain untuk menjelaskan hubungan. dia menjelaskan bahwa seseorang akan berkomitmen kepada pasangannya jika ia memiliki ketergantungan terhadap orang tersebut.

bagi perempuan modern, emansipasi sudah mengurangi ketergantungan perempuan pada laki-laki. apalagi di masa sekarang, orang cenderung mementingkan karir atau hal lain ketimbang pernikahan.

rasa ketergantungan, pemeliharaan perasaan, dan keinginan menjaga hubungan berasal dari beberapa faktor:

1. kepuasan. ini menunjukkan bagaimana seseorang mendapatkan manfaat dari pasangannya dengan sedikit usaha.

2. alternatif. ini adalah bagaimana seseorang tidak bisa mendapatkan kebutuhannya secara lebih baik di tempat lain. jadi, pasangannya merupakan tempat terbaik bagi dia dalam memenuhi kebutuhannya.

3. investasi. ini artinya, seseorang menyadari adanya beberapa sumber daya penting pada pasangannya yang bisa dikembangkan di masa depan.

disebut juga dalam penelitian rusbult, seseorang bisa bertahan dalam komitmen sepanjang ada kenaikan kepuasan, meskipun alternatif dan investasi menurun. sebaliknya, penurunan kepuasan serta kenaikan alternatif dan investasi menyebabkan seseorang berhenti berkomitmen. berarti kuncinya ada di kepuasan ya.

kalaupun ada kekurangan yang bersifat sementara pada hal-hal di atas, pasangan mestinya bisa saling meyakinkan untuk berusaha memperbaiki hal-hal tersebut. tujuannya, supaya mereka bisa saling bergantung dan tetap meneruskan komitmen. namanya saja komitmen ya kan: keteguhan untuk berjanji pada diri sendiri dan terus berjuang demi suatu tujuan tertentu.

keyakinan menjalani hubungan di tengah kurangnya ketergantungan pada pasangan sepertinya sulit. tapi perempuan akan luluh kok kalau si laki-laki berusaha memperjuangkan dan meyakinkannya agar bisa meningkatkan kepuasan dalam hubungan. ini mungkin juga berlaku sebaliknya.

mungkin nanti ada waktunya orang yang merasa sulit berkomitmen akan menjadi yakin dengan pilihannya. toh, summer yang pernah bilang, “there’s no such thing as love, it’s a fantasy”, pada akhirnya memutuskan menikah dengan orang yang baru ditemuinya dan dia yakin aja. 🙂

c0f2cd9f6c8dce76aabd369af596a5fc

 

Advertisements

One thought on “why some people just can’t commit to a relationship

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s