leaving windows phone in the end

pertama kali ngeliat lumia, i was excited like hell. thought it’s a good phone. user interface-nya beniiingg banget. bahkan android atau ios pun kalah bening layarnya. seriously, i was amazed. tampilannya kotak-kotak. lucu banget kelihatannya. kamera juga bagus.. gambar yg dihasilkan ga kalah sama kamera pocket digital..

kelebihan lainnya, lumia punya microsoft office asli dan gratis bawaan dari sananya. yeah, the advantage of doing the cooperation with microsoft.. kemudian, ngetwit dari lumia pun buat gw ngerasa keren. karena di timeline masih jarang yg labelnya “twitter for windows phone”. haha. :p

tapi setelah gw pake hp ini, ternyata ga sebagus yg gw pikir. notification utk aplikasinya ga sempurna.. misalnya, gw pake line. kalau ada chat baru itu dia ga keluar notifnya di screen. jadi gw harus terus ngebuka line-nya secara langsung utk ngecek. -.-

aplikasi di marketplace-nya pun belum sekaya android atau iphone.. padahal disebut-sebut bahwa toko aplikasi merupakan nyawa smartphone saat ini, karena smartphone sangat tergantung pada aplikasi. kalau di apple store atau google play, mau search dgn keyword apa pun biasanya nemu aja.. mulai dari yg bermanfaat sampai ga bermanfaat, lucu sampai garing, atau penting sampai ga penting sekali pun. di sini, marketplace windows phone belum bisa bersaing dgn apple store dan google play-nya android.

padahal, dulu siri iphone 4s pernah menyebut nokia lumia 900 sebagai handphone terbaik. jika ditanya ke siri, “smartphone apa yang layak disebut terbaik?” kemudian jawaban yg keluar adalah nokia lumia 900. ha! tapi tetep aja tipe ini pun kurang laku di indonesia.. :p

apple menganggap hal tersebut adalah bug yg perlu diperbaiki. setelah diupdate, kini sekarang jika ditanya apa smartphone terbaik, siri akan menjawab “anda bercanda kan?”, “tunggu… memangnya ada smartphone lain?”, atau “tentu saja yang sedang anda genggam sekarang.” haha.

namun banyak juga yg menilai kalau lumia ini produk gagal. sebuah artikel di eWeek.com memaparkan beberapa alasan mengapa nokia lumia akan mengalami kegagalan. salah satunya adalah desain produk di bawah standar. tidak ada sesuatu yang unik yang bisa menarik konsumen untuk membeli nokia lumia. desain dan fitur lumia layaknya kebanyakan smartphone. hal ini membuat konsumen tidak tertarik.

ahli yg mengikuti perkembangan nokia lumia juga sependapat bahwa lumia mungkin saja tidak akan mampu membawa kembali nama nokia untuk bersaing di pasar smartphone. ia mengemukakan 13 alasan mengapa nokia lumia akan gagal. di antara yaitu messaging, brand failure, serta apps dan apps store.

penjualan  nokia lumia di indonesia pun dinilai kurang sukses.  karena penerimaan pasar terhadap smartphone berbasis windows phone ini belum setinggi smartphone berbasis android, ios, atau blackberry. dgn demikian masih banyak konsumen indonesia yg belum mengetahui dan sadar terhadap smartphone bersistem operasi windows phone itu.

kemarin, gw mau jual hp ini di salah satu pusat barang elektronik di jakarta. setelah menghampiri beberapa toko, ternyata ga ada penjual yg mau beli hp ini. katanya sih mereka ga berani karena lumia kurang laku di pasaran. banyak orang yg nganggep pengoperasiannya susah. zzzzz. padahal mudah banget kok. call me stupid, tapi gw ngerasa lebih susah make blackberry. hahahah. gaptek for something i don’t call smartphone. :p

sebelumnya, gw sama sekali ga tertarik make blackberry. there’s a friend of mine said that blackberry is not a smartphone, it’s a chatphone! hahah! but now, i’m leaving a windows phone for a blackberry. i’m just a common people in the end. ask my pin! :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s